Friday, March 15, 2019

Baling Tin

Jejak PandaHai.. Bertemu Lagi Di Website Kesayangan Anda
situs bandarq



Permainan Baling Tin ini merupakan sejenis permainan kanak-kanak tradisional. Ia dimainkan secara berkumpulan.
Biasanya 15 tin susu kosong dibutuhkan untuk permainan ini. Tin disusun mengikut urutan 5,4,3,2, dan yang paling atas 1.
2 kumpulan yang bermain tin yang disusun hendaklah dibaling dengan mengunakan selipar untuk diruntuhkan, sehabis tin diruntuhkan pihak lawan perlu membaling selipar untuk menghalang pihak lawan dari menyusun semula tin. Jika tin Berjaya di susun permainan yakni dikira menang .





Saturday, March 9, 2019

Batu Seremban (Selambut)

Jejak PandaSelamat Membaca Di Situs Kesayangan Anda
judi bandarq online
Selambut
Pemain
1 - 5 atau lebih
Julat umur
tiada had
Masa penyediaan
-
Masa permainan
tiada had
Peluang rawak
Rendah
Kemahiran yang diperlukan
Melambung, menangkap
Selambut atau juga dikenali sebagai Batu Seremban atau Serembat ialah sejenis permainan tradisional yang dimainkan di Malaysia. Selambut yaitu sebutan di sebelah utara dan pantai timur Semenanjung, manakala di pantai barat semenanjung permainan ini dikenali sebagai Seremban. Ia biasanya dimainkan oleh kanak-kanak perempuan secara individu atau secara berkumpulan seramai dua sampai lima orang.
Permainan selambut cuma memerlukan beberapa biji buah. Guli kaca, biji getah, anak kerikil kerikil atau ketulan-ketulan objek lain berbentuk lingkaran biasa digunakan, lazimnya sebanyak lima biji. Selain itu, karung kain yang dijahit dan diisi dengan biji saga, pasir dan sebagainya juga digunakan.

Permainan ini sering dimainkan di waktu lapang, di serambi rumah, di dalam rumah, di taman atau di mana sahaja yang terdapat permukaan yang rata dan bersih. Para pemain duduk di atas lantai, dan bermain mengikut giliran


Sunday, March 3, 2019

Peraturan Sepak Bola

Jejak PandaHallo Jumpa Lagi Kita Di Website Ini
judi bandarq

SEPAK BOLA, Aturan dan Permainan

Sepak  bola yaitu salah satu olahraga yang sangat terkenal di dunia Peraturan Sepak BolaSepak bola yaitu salah satu olahraga yang sangat terkenal di dunia. Dalam pertandingan, olahraga ini dimainkan oleh dua kelompok berlawanan yang masing-masing berjuang untuk memasukkan bola ke gawang kelompok lawan. Masing-masing kelompok beranggotakan sebelas pemain, dan karenanya kelompok tersebut juga dinamakan kesebelasan.
Peraturan resmi permainan sepak bola (Laws of the Game) Peraturan resmi sepak bola adalah:
* Peraturan 2: Bola Sepak bola
* Peraturan 3: Jumlah Pemain
* Peraturan 4: Peralatan Pemain
* Peraturan 5: Wasit
* Peraturan 6: Asisten wasit
* Peraturan 7: Lama Permainan
* Peraturan 8: Memulai dan Memulai Kembali Permainan
* Peraturan 9: Bola Keluar dan di Dalam Lapangan
* Peraturan 10: Cara Mendapatkan Angka
* Peraturan 11: Offside
* Peraturan 12: Pelanggaran
* Peraturan 13: Tendangan Bebas
* Peraturan 14: Tendangan penalti
* Peraturan 15: Lemparan Dalam
* Peraturan 16: Tendangan Gawang
* Peraturan 17: Tendangan Sudut
Selain peraturan-peraturan di atas, keputusan-keputusan Badan Asosiasi Sepak bola Internasional (IFAB) lainnya turut menambah peraturan dalam sepak bola. Peraturan-peraturan lengkapnya sanggup ditemukan di situs web FIFA.
Tujuan permainan
Seorang penjaga gawang mencoba mencegah bola masuk ke gawang.
Dua tim yang masing-masing terdiri dari 11 orang bertarung untuk memasukkan sebuah bola bulat ke gawang lawan (“mencetak gol”). Tim yang mencetak lebih banyak gol yaitu sang pemenang (biasanya dalam jangka waktu 90 menit, tetapi ada cara lainnya untuk memilih pemenang jikalau akhirnya seri). Peraturan terpenting dalam mencapai tujuan ini yaitu para pemain (kecuali penjaga gawang) tidak boleh menyentuh bola dengan tangan mereka selama masih dalam permainan.
Taktik Permainan
Taktik yang biasa digunakan oleh klub-klub sepak bola yaitu sebagai berikut:
1. 4-4-2
2. 4-3-2-1
3. 4-5-1
4. 3-4-3
5. 3-5-2
6. 4-3-3
taktik yang digunakan oleh sebuah tim selalu berubah tergantung dari kondisi yang terjadi selama permainan berlangsung. Pada pada dasarnya ada tiga strategi yang digunakan yaitu; Bertahan, Menyerang dan Normal.
Ofisial
Sebuah pertandingan diperintah oleh seorang wasit yang mempunyai “wewenang penuh untuk menjalankan pertandingan sesuai Peraturan Permainan dalam suatu pertandingan yang telah diutuskan kepadanya” (Peraturan 5), dan keputusan-keputusan pertandingan yang dikeluarkannya dianggap sudah final. Sang wasit dibantu oleh dua orang tangan kanan wasit (dulu dipanggil hakim/penjaga garis). Dalam banyak pertandingan wasit juga dibantu seorang ofisial keempat yang sanggup menggantikan seorang ofisial lainnya jikalau diperlukan.
Tim
Setiap tim maksimal mempunyai sebelas pemain, salah satunya haruslah penjaga gawang. Kadang-kadang ada peraturan kejuaraan yang mengharuskan jumlah minimum pemain dalam sebuah tim (biasanya delapan).
Sang penjaga gawang diperbolehkan untuk mengambil bola dengan tangan atau lengannya di dalam kotak penalti di depan gawangnya.
Pemain lainnya dalam kedua tim dihentikan untuk memegang bola dengan tangan atau lengan mereka ketika bola masih dalam permainan, namun boleh memakai belahan badan lainnya. Pengecualian terhadap peraturan ini berlaku ketika bola ditendang keluar melewati garis dan lemparan dalam dilakukan untuk mengembalikan bola ke dalam permainan.
Sejumlah pemain (jumlahnya berbeda tergantung liga dan negara) sanggup digantikan oleh pemain cadangan pada masa permainan. Alasan umum digantikannya seorang pemain termasuk cedera, keletihan, kekurangefektifan, perubahan taktik, atau untuk membuang sedikit waktu pada selesai sebuah pertandingan. Dalam pertandingan standar, pemain yang telah diganti tidak boleh kembali bermain dalam pertandingan tersebut.
Lapangan permainan
Ukuran lapangan standar
Lapangan yang digunakan biasanya yaitu lapangan rumput yang berbentuk persegi empat. Dengan panjang 91.4 meter dan lebar 54.8 meter. Pada kedua sisi pendek, terdapat gawang sebesar 24 x 8 kaki, atau 7,32 x 2,44 meter.
Lama permainan
Lama permainan sepak bola normal yaitu 2×45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit (kadang-kadang 10 menit). Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, sampai didapat pemenang, namun jikalau sama berpengaruh maka diadakan sabung penalti.
[sunting] Lama permainan standar
Sebuah pertandingan cukup umur yang standar terdiri dari dua babak yang masing-masing sepanjang 45 menit. Umumnya terdapat masa istirahat 15 menit di antara kedua babak tersebut.
Perpanjangan waktu dan sabung penalti
Kebanyakan pertandingan biasanya berakhir sehabis kedua babak tersebut, dengan sebuah tim memenangkan pertandingan atau berakhir seri. Meskipun begitu, beberapa pertandingan, terutamanya yang memerlukan pemenang mengadakan babak suplemen yang disebut perpanjangan waktu kala pertandingan berakhir imbang: dua babak yang masing-masing sepanjang 15 menit dimainkan. Hingga belum usang ini, IFAB telah mencoba memakai beberapa bentuk dari sistem ‘sudden death’, namun mereka sekarang telah tidak digunakan.
Jika akhirnya masih imbang sehabis perpanjangan waktu, beberapa kejuaraan mempergunakan sabung penalti untuk memilih sang pemenang. Ada juga kejuaraan lainnya yang mengharuskan pertandingan tersebut untuk diulangi.
Perlu diperhatikan bahwa gol yang dicetak sewaktu babak perpanjangan waktu ikut dihitung ke dalam hasil akhir, berbeda dari gol yang dihasilkan dari titik penalti yang hanya digunakan untuk memilih pemenang pertandingan.
Wasit sebagai pengukur waktu resmi
Wasit yang memimpin pertandingan sejumlah 1 orang dan dibantu 2 orang sebagai hakim garis. Kemudian dibantu wasit cadangan yang membantu apabila terjadi pergantian pemain dan mengumumkan suplemen waktu. Pada Piala Dunia 2006, digunakan ofisial ke-lima.
Percobaan penggunaan gol emas dan gol perak
Lihat: Gol perak; Gol emas.
Pada selesai 1990-an, IFAB mencoba menciptakan pertandingan lebih mungkin berakhir tanpa memerlukan sabung penalti, yang sering dianggap sebagai cara yang kurang sempurna untuk mengakhiri pertandingan.
Contohnya yaitu sistem gol perak yang mengakhiri pertandingan jikalau sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu pertama, dan gol emas yang mengakhiri pertandingan jikalau sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu kedua.
Kedua sistem ini telah dihentikan oleh IFAB.
Kejuaraan internasional besar
Kejuaraan internasional terbesar di sepak bola ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association. Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali. Lebih dari 190 timnas bertanding di turnamen kualifikasi regional untuk sebuah daerah di babak final. Turnamen babak final yang berlangsung selama empat ahad sekarang melibatkan 32 timnas (naik dari 24 pada tahun 1998).
Kejuaraan internasional yang besar di setiap benua adalah:
* Eropa: Piala Eropa atau dikenal dengan nama Euro
* Amerika Selatan: Copa América
* Afrika: Piala Afrika
* Asia: Piala Asia
* Amerika Utara: Piala Emas CONCACAF
* Oseania: Piala Oseania
Ajang tingkat klub terbesar di Eropa yaitu Liga Champions, sementara di Amerika Selatan yaitu Copa Libertadores. Di Asia, Liga Champions Asia yaitu turnamen tingkat klub terbesar.
Sepak bola sudah dimainkan di Olimpiade semenjak tahun 1900. (kecuali pada Olimpiade tahun 1932 di Los Angeles). Awalnya ini hanya untuk pemain-pemain amatir saja, namun semenjak Olimpiade Los Angeles 1984 pemain profesional juga mulai ikut bermain, disertai peraturan yang mencegah negara-negara daripada memainkan tim terkuat mereka. Pada ketika ini, turnamen Olimpiade untuk laki-laki merupakan turnamen U-23 yang boleh ditamnbahi beberapa pemain di atas umur. Akibatnya, turnamen ini tidak mempunyai kepentingan internasional dan prestise yang sama dengan Piala Dunia, atau bahkan dengan Euro, Copa America atau Piala Afrika.
Sebaliknya, turnamen Olimpiade untuk perempuan membawa prestise yang hampir sama ibarat Piala Dunia Wanita FIFA; turnamen tersebut dimainkan oleh tim-tim internasional yang lengkap tanpa batasan umur.
Lihat pula
Tim dan pemain
* Tim sepak bola
* Daftar tim nasional sepak bola
* Daftar tim sepak bola
* Pemain sepak bola terkenal
o Daftar kiper terkenal
o FIFA 100
* Daftar pemain sepak bola Indonesia
Organisasi
* Fédération Internationale de Football Association (FIFA)
* UEFA
* G-14
* CONMEBOL
* CONCACAF
* AFC
* Konfederasi Sepak bola Afrika
* Federasi Sepak bola Oseania
Jenis lainnya
* Sepak bola wanita
* Sepak bola Paralimpik (untuk orang cacat)
* Sepak bola ruangan (indoor): five a side football, futsal dan indoor soccer
* Sepak bola jalanan(foot sall)
* Sepak bola tarkam 

 Elemen permainan
* Peraturan gol tandang (away goals)
* Adu penalti, biasanya diwakili oleh 5 pemain dari masing-masing tim.
* Formasi – posisi tim di lapangan
* Hattrick, terjadi apabila seorang pemain sanggup mencetak 3 gol kegawang lawan dalam 1 pertandingan.
* Taktik dan kemampuan individual – catatan mengenai cara bermain sepak bola
* Posisi – posisi pemain

Monday, February 25, 2019

Macam-Macam Pelanggaran Dalam Sepak Bola

Jejak PandaHallo Ketemu Lagi Di Situs Kesayangan Anda
daftar bandarq

Pelanggaran-Pelanggaran dalam Sepak Bola

Untuk menjaga semangat sportivitas, disusunlah aneka macam peraturan yang diharapkan menciptakan para pemain merasa nyaman dalam permainan.

a. Pelanggaran Pemain
Dalam sepak bola, terdapat sembilan peraturan yang apabila dilanggar akan mengakibatkan tendangan bebas eksklusif bagi regu lawan. Pelanggaran tersebut di antaranya sebagai berikut.

1) Menerjang lawan secara kasar.
2) Menerjang lawan dari belakang, kecuali jikalau lawan itu menghalang- halanginya.

3) Memukul atau mencoba memukul lawan.
4) Melompati pada lawan.
5) Menendang atau mencoba menendang lawan.
6) Me n j a t u h k a n l awa n , y a i t u menjatuhkannya dengan kaki atau dengan melaksanakan sliding dari depan atau dari belakang lawan itu.
7) Memegang lawan dengan bagian lain dari tangan.
8) Mendorong lawan dengan tangan atau pecahan dari lengan.
9) Memainkan bola dengan tangan atau lengan ibarat membawa, memukul, dan mendorong bola. Pelanggaran terhadap ini mengakibatkan eksekusi satu tendangan penalti, tetapi hal ini tidak berlaku bagi penjaga gawang, selama ia berada dalam tempat gawang. Adapun jikalau melaksanakan pelanggaran ibarat berikut, maka ia memberikan kesempatan pada lawan untuk melaksanakan tendangan bebas tidak eksklusif di
tempat pelanggaran terjadi. Jenis pelanggaran yang dimaksud ialah sebagai berikut.
1) Memainkan permainan yang membahayakan, contohnya menendang bola yang sedang dipegang oleh penjaga gawang.
2) Menerjang dengan cara yang tidak jujur.
3) Sengaja menghalangi lawan ketika tidak memainkan bola, contohnya bangun di
antara bola dan lawan.
4) Menerjang penjaga gawang, kecuali jikalau penjaga gawang itu:

  • a) keluar dari tempat gawangnya;
  • b) menghalang-halangi seorang lawan; atau
  • c) hendak memegang bola.

5) Jika penjaga gawang membawa bola berjalan lebih dari empat langkah sambil memegang bola dengan idak memantulkan bola ke tanah.

b. Pelanggaran Regu Penyerang
Berikut ini jenis-jenis pelanggaran yang dilakukan oleh regu penyerang.
1) Melakukan perbuatan, bersikap, atau mengucapkan perkataan yang tidak sopan ketika dilakukan tendangan hukuman.
2) Pemain penyerang bukan pengambil tendangan masuk ke tempat tendangan hukuman (kurang dari 9,15 meter dari bola) sebelum bola ditendang.

3) Pengambil tendangan eksekusi melaksanakan gerakan yang membingungkan penjaga gawang.
4) Bola tidak ditendang ke depan.

c. Pelanggaran dari Regu Bertahan
Pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penahan antara lain sebagai
berikut.
1) Melakukan perbuatan, bersikap, atau mengucapkan perkataan yang tidak sopan ketika dilakukan tendangan hukuman.
2) Penahan memasuki tempat tendangan eksekusi (kurang dari 9,15 meter dari bola) sebelum bola ditendang.
3) Penjaga gawang menggerakkan kedua kakinya sebelum bola ditendang (saat tendangan hukuman).

d. Konsekuensi Pelanggaran yang Terjadi Saat Tendangan Hukuman Dilaksanakan
Jika terjadi pelanggaran pada ketika tendangan eksekusi dilakukan, konsekuensinya ialah sebagai berikut.
1) Pelanggaran oleh pihak penyerang
• Jika bola masuk ke gawang maka tendangan diulangi.
• Jika bola keluar, lewat, atau hingga di atas gawang maka regu penahan melakukan tendangan gawang.
• Jika bola mengenai gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, maka wasit menghentikan permainan dan regu bertahan melakukan tendangan bebas tidak langsung.
2) Pelanggaran oleh pihak penahan
• Jika bola masuk dalam gawang, maka gol dianggap sah.
• Jika bola keluar lewat atau hingga di atas gawang, maka tendanganvdiulangi.
• Jika bola mengenai gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, maka tendangan eksekusi diulangi.
Jika pelanggaran dilakukan oleh kedua regu maka tendangan hukuman diulang. Jika tendangan eksekusi diulang maka baik penjaga gawang maupun penendang eksekusi boleh diganti dengan pemain lain.
Adapun pelanggaran yang bekerjasama dengan permainan secara umum adalah:
1) melintas keluar dari tempat gawang;
2) mengulur waktu permainan;
3) masuk ke dalam atau ke luar lapangan permainan tanpa seizin wasit; dan
4) memperlihatkan ketidaksetujuan terhadap suatu putusan wasit.

Dam

Jejak PandaHallo Ketemu Lagi Di Situs Kesayangan Anda
daftar bandarq

Permainan dam adalah nama sejenis permainan papan. Dalam permainan dam, anda boleh mengambil serpihan pemain lawan dengan "melompat" atas mereka.

Sejarah
Permainan dam tiba daripada satu permainan usang yang paling dipanggil Alquerque. Alquerque asalnya dimainkan pada papan permainan lain. Sekitar abad ke-12, orang Perancis merupakan orang pertama memakai papan catur untuk memainkan Alquerque. Ini ialah permainan dam yang pertama permainan. Kemudian, mungkin di 1535, satu peraturan gres ditambah: kalau anda boleh lompat, anda mesti melompat. Ini dilakukan semoga permainan ini lebih menarik.

Kaedah


Kedudukan permulaan
Dalam kebanyakan permainan permainan dam, terdapat dua pemain. Seorang pemain memakai serpihan gelap (hitam/merah), dan seorang lagi serpihan cerah (merah/putih). Mereka bergilir menjalankan serpihan mereka. Kepingan-kepingan tersebut hanya boleh bergerak secara pepenjuru dari satu petak ke petak yang lain. Bila seorang pemain melompat ke atas serpihan lawan, ia akan mengambil serpihan tersebut.

Etimologi (corak permainan)
Corak permainan yang sama sanggup dilihat dalam satu lagi permainan yang dinamakan Dammen oleh orang Belanda. Tidak tidak mungkin kalau dikatakan istilah dam itu diambil daripada perkataan dammen. Tanah Melayu juga pernah dijajah orang Belanda pada tahun 1641. Perjanjian Inggeris-Belanda berlaku pada 1824. Hal ini bermakna imbas Belanda sedikit sebanyak sudah menyerap masuk ke dalam Tanah Melayu kalau dilihat pada tempoh yang cukup usang itu 



Tuesday, February 19, 2019

Teknik – Teknik Dasar Permainan Sepakbola

Jejak PandaTerima Kasih Telah Kunjungin Web Kesayangan Anda
bandarq terpercaya

TEKNIK – TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAKBOLA

Untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang mempunyai teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung sanggup bermain sepakbola dengan baik pula.
Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepakbola adalah
  • Menendang ( kicking ),
  • Menghentikan atau Mengontrol ( stoping ),
  • Menggiring ( dribbling ),
  • Menyundul ( heading ),
  • Merampas ( tacling ),
  • Lemparan Kedalam ( trow – in )
  • dan Menjaga Gawang ( Goal Keeping )
Dibawah ini akan dijelaskan beberapa teknik Menendang, Menghentikan, dan Mengiring bola dalam permainan Sepakbola.
1. Menendang ( kicking )
Menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepakbolayang paling dominan. Tujuan utama menendang bola ialah untuk mengumpan ( passing ), dan menembak kearah gawang ( shootig at the goal ).
Dilihat dari perkenaan cuilan kaki ke bola, menendang dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu Menendang dengan kaki cuilan dalam, Menendang dengan kaki cuilan luar, dan menendang dengan punggung kaki.
A. Menendang dengan kaki cuilan dalam.
Pada umumnya teknik ini dipakai untuk mengumpan jarak pendek.
Analisis geraknya ialah sebagai berikut :
  • @ Badan menghadap target di belakang bola.
  • @ Kaki tumpu berada disamping bola kurang lebih 15 cm, ujung kaki menghadap sasaran, lutut sedikit ditekuk.
  • @ kaki tending ditarik kebelakang, dan ayunkan ke depan.
  • @ sesudah terjadi benturan dilanjutkan dengan Follow trow, ( gerakanlanjutan ).
B. Menendang dengan kaki cuilan luar
Pada umumnya teknik menendang dengan kaki cuilan luar dipakai untuk mengumpan jarak pendek.
Analisis geraknya sebagai berikut :
  • @ Posisi tubuh dibelakang bola, kaki tumpu disamping belakang bola 25 cm, ujung kaki menghadap kesasaran, dan lutut sedikit ditekuk.
  • @ kaki tendang berada di belakang bola, dengan ujung kaki menghadapkedalam.@ kaki tending ditarik kebelakang dan ayunkan kedepan.
  • @ Perkenaan bola sempurna di punggung kakibagian luar, dan sempurna pada tengah –tengah bola.
  • @ Gerakan lanjutan kaki tending diangkat serong kurang lebih 45 derajatmenghadap sasaran.
C. Menendang dengan punggung kaki
Pada umumnyamenendang dengan punggung kaki dipakai untuk menembak ke gawang atau shooting.
Analisis gerakanya sebagai berikut :
  • @ Badan dibelakang bola sedikit condong kedepan, kaki tumpu diletakkan disamping bola dengan ujung kaki menghadap kesasaran, kaki sedikit ditekuk.
  • @ Kaki tending berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadapkedepan / sasaran.
  • @ Kaki tending tarik ke belakang dan ayunkan kedepan sampai mengenai bola.
  • @ Perkenaan kaki pada bola sempurna pada punggung kaki penuh dsan tepatpada tengah – tengah bola.
  • @ Gerakan lanjut kaki tending diarahkan dan di angkat kearah sasaran.
2. Menghentikan Bola ( Stopping )
Menghentikan bola merupakan salah satu teknik dasar dalam permainan sepakbola yang penggunaanya bersamaan dengan teknik menendang bola. Tujuan menghentikan bola ialah untuk mengontrol bola, yang termasuk didalamnya ialah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan memudahkan untuk passing.
Analisis gerakanya sebagai berikut :
  • @ Posisi tubuh segaris dengan datangnya bola.
  • @ Kaki tumpu mengarah pada boladengan lutut sedikit ditekut.
  • @ Kaki penghenti diangkat sedikit deengan permukaan cuilan dalam kakidijulurkan kedepan segaris dengan datangnya bola.
  • @ Bola menyentuh kaki persis dibagian dalam/mata kaki.
  • @ Kaki penghenti mengikuti arah bola.Untuk teknik menghentikan bola masih terdapat banyak cara yang sanggup dilakukan diantaranya yaitu memakai Punggung kaki, Paha, Dada, serta Kepala apabila memungkinkan.
3. Menggiring Bola
Pada dasarnya menggiring bola ialah menendang terputus – putus atau pelan, oleh karenanya cuilan kaki yang dipergunakan dalam menggiring bola sama dengan cuilan kaki yang dipergunakan untuk menendang bola. Menggiring bola bertujuan antara lain untuk mendekati jarak kesasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan.
Dibawah ini akan di jelaskan mengenai posisi tubuh ketika menggiring bola dengan memakai kaki cuilan dalam :
  • @ Posisi kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang bola.
  • @ Kaki yang dipakai untuk menggiring bola tidak ditarik kebelakang hanya
    diayunkan kedepan.
  • @ Diupayakan setiap melangkah, secara teratur bola disentuh/ didorong bergulir
    kedepan.
  • @ Bola bergulir harus selalu dekatdengan kaki biar bola sanggup dikuasai
  • @ Pada waktu menggiring bolakedua lutut sedikit ditekuk untuk mempermudah
    penguasaan bola.
  • @ Pada ketika kaki menyentuh bola, pendangan ke arah bola dan selanjutnya melihat
    situasi kelapangan.

PERATURAN PERMAINAN SEPAK BOLA Lapangan sepak bola
lapangan berbentuk persegi panjang dengan panjang ± 91.8 – 120 m dan Lebar : 46.7 – 91.8m. Sedangkan pertandingan Internasional biasanya memakai Panjang : 100 – 110 m dan Lebar : 64 – 73.44 m. memakai garis yang tebalnya 12 cm (garis batas merupakan lapangan permaianan ) dengan tinggi tiang bendera 1.5 m.
Gawang : Panjang gawang 7.34 m dan Tinggi 2.44 dengan di tancapkan besar lengan berkuasa demi keamanan pemain.
Setiap Asosiasi harus menyiapkan perlengkapan yang telah di sepakati.Asosiasi sanggup memilih ukuran garis lapangan sendiri, selama masih dalam batas kewajaran dan sesuai dengan tubuh Internasional.
· Bola (The Ball)
1. Bola harus bundar dan harus terbuat dari materi yang telah di sepakati .
2. keliling bola tidak lebih dari 71 cm dan kurang 68 cm. dengan berat 410-450 gram.dan tekanan udara 0.6 – 1.1atsmosfer. pergantian bola atas ijin dari wasit.
· Jumlah Pemain (Nomber Of Player)
1. pertandingan di ikuti oleh dua team dengan jumlah pemain masing masing team 11 orang termasuk kipper.
2. pergantian pemain maksimal 3 orang untuk pertandingan resmi (FIFA). untuk kompetisi ada penentuan tersendiri dari 3 dan maksimal 7 pemain.nama harus di beritahukan terlebih dahulu dengan wasit.
· Wasit (Referee’s )dan Hakim Garis
1. Seorang wasit akan di tunjuk dalm setiap pertandingan dengan kriteria tertentu.
2. kewenangan dan penggunaan kekuasaan di berikan oleh Hukum dari tubuh pertandingan sesudah wasit masuk ke lapangan.
3. kekuasaan wasit berlaku sepanjang permainan dan keputusannya tidak boleh di ganggu gugat.
4. Tidak membiarkan instruktur Asisten maupun pemain cadangan masuk ke dalam lapangan.
5. Dua Asisten wasit perlu di angkat untuk membantu dalam : ketika bola keluar (out) pihak yang berhak menerima tendangan bebas dan sudut.,seorang pemain yang terperangkap Offside, kelakuan di antara pemain dll.
· Perlengkapan Pemain
1. Perlengkapan yang seharusnya di pakai oleh setiap pemain mencakup : baju/kostum , celana pendek, pelindung tulang kering yang harus di tutupi oleh kaos kaki dan sepatu sepak bola. penjaga gawang boleh memakai kostum yang berbeda.
2. pemain dihentikan mengggunakan sesuatu yang membahayakan seperti.Cincin akik, kalung dll.
· Lamanya permainan (Duration of the Game)
1. permainan berlangsung selama 2 babak dengan masing – masing babak 45 menit dengan waktu istirahat tak kurang dari 15 menit .kecuali :
o kelonggaran waktu yang terjadi alasannya adanya pergantian pemain yang cedera.
o Lamanya waktu yang di berikan di tentukan oleh keputusan wasit.
Permulaan permainan dengan tendangan kick off dengan undian terlebih dahulu.dengan posisi sesuai dengan undian tersebut.kick off dilakukan juga pada ketika sesudah terjadinya Gol ke gawang lawan.
· Bola di dalam atau Di luar lapangan (Ball in and out of play)
o Bola di katakan di luar permainan apabila: ketika bola seluruhnya telah keluar dari garis lapangan, manakala wasit telah menghentikan permainan.
o Off Side ialah seseorang pemain jikalau lebih erat dengan ke garis gawang lawan dari pada laju bola ,kecuali:
1) pemain berada di kawasan lapangan permainannya sendiri.
2) sekurang kurangnya ada 2 pemain yang berada di belakangnya
· Pelanggaran – pelanggaran yang di katakan tidak sopan :
o Seseorang yang melaksanakan salah satu pelanggaran yang tidak terpuji akan di anggap wasit melaksanakan hal yang tidak semestinya seperti:
- menendang lawan dengan di sengaja,
- meludahi lawan,
- menahan bola dengan tangan ,
- menjatuhkan lawan,saat merebut yang menjadi obyek bukan bola akan tetapi kaki lawan dan
- masih banyak lagi pelanggaran yang lainnya.
Macam – macam Tendangan dalam permainan Sepak Bola :
o Tendangan bebas (Free Kick)
Tendangan bebas sanggup di artikan menjadi 2 macam yaitu :tendingan eksklusif dan tendangan tak langsung.Bola sanggup di mainkan terlebih dahulu bila di luar garis penalty.jarak pemain bertahan dengan bola ± 9.15 m dari bola.dengan bola dalam keadaaan membisu dan tidak gelinding.
o Tendangan Hukuman (Pinalty)
Tendangan ini di lakukan jikalau ada suatu pelanggaran di dalam garis penalti. bola harus di letakkan sempurna di titik penalty,dan penjaga gawang harus berada di bawah mistar gawang dan dihentikan memindahkan posisi kakinya kecuali sesudah bola di tending.
o Tendangan Gawang (Goal kick)
Tendangan ini di lakukan apabila :bola melampuhi garis gawang bola harus di tendang eksklusif kearah pemain sedangkan gol yang tercipta berkat tendangan ini tidak syah
o Tendangan sudut (Corner Kick)
Tendangan ini di lakukan ketika bola melewati garis gawang ,baik melayang maupun menggulir di tanah.yang mana bola terakir di sentuh oleh pemain yang bertahan.Bola di tempatkan di kawasan seperempat lingkaran tiang bendera.saat di tendang bola tidak dalam keadaan bergerak

Galah Panjang

Jejak PandaTerima Kasih Telah Kunjungin Web Kesayangan Anda
bandarq terpercaya

Galah panjang adalah sejenis permainan tradisional yang dimainkan di atas gelanggang yang dilakar di atas tanah kosong. Gelanggang yang dibentuk mengandungi 2 lajur dan beberapa baris bergantung kepada bilangan pemain. Gelanggang galah panjang dibentuk mengikut bilangan pemain yang bermain galah panjang. Contohnya kalau pemain ada 10 orang, gelanggang yang dibentuk mengandungi 4 baris. Jika bilangan pemain sebanyak lapan orang, gelanggang galah pnjang mengandungi 3 baris. Permainan ini melibatkan kepakaran seorang ketua atau ibu untuk mengawal gerakan anak buah bagi pihak yang mengawal gelanggang. Manakala kecekapan dan kepantasan teruji kepada pihak yang menempuh gelanggang. Jika pihak menempuh gelanggang memiliki kebijaksanaan menempuh gelanggang, maka mereka boleh menang dengan mudah.


Cara bermain
Cara permainan galah panjang tidaklah sesukar mana tapi ia sanggup menguji kepintaran, kecekapan dan kepantansan setiap pemain.
1.   Gelanggang galah panjang di lakar diatas tanah yang lapang. Panjang dan lebar bergantung kepada pelukis garisan dan bilangan pemain. Selalunya satu petak galah panjang berukuran lebih kurang 2 meter x 1.5 meter.
2.   Selepas pemilihan dilakukan, setiap kumpulan akan melaksanakan pemilihan ketua. Ketua dari kedua-dua kumpulan akan mengundi siapa yang menjaga gelanggan dan siapa yang menempuh gelanggang.
3.   Selepas penentuan, kumpulan yang menjaga gelanggang akan menjaga gelanggang dengan berpijak diatas garisan yang dilukis tadi. Ketua akan menjaga garisan tengah dan bebas pergi kemana-mana garisan depan atau belakang.
4.   Kumpulan menempuh gelanggang akan berkumpul di depan, seterusnya ketua akan menyapakan tangannya dengan ketua pihak lawan. Seterusnya mereka berlari masuk ke dalam gelanggang.
5.   Penjaga akan menjaga kawasannya semoga pihak penempuh tidak melepasi garisan yang dijaganya.
6.   Penempuh akan menempuh hingga melepasi garisan paling final tanpa disentuh oleh penjaga gelanggang dan kemudiannya berpatah balik.
7.   Kemenangan tercapai apabila orang yang telah melepasi garisan paling final melepasi garisan permulaan. Dan permainan diteruskan sehingga ada pemain yang ingin berhenti.



Syarat permainan
   1.   Jika penjaga gelanggang sanggup menyentuh anak buah, maka anak buah akan mati atau tamat gilirannya bermain dan dikehendaki keluar gelanggang.
2.   Jika penjaga gelanggang menyentuh ketua, maka seluruh jago penempuh akan tamat giliran dan akan bertukar giliran antara penjaga dan penempuh

Wednesday, February 13, 2019

Sejarah Permainan Basket

Jejak PandaHello.. Selamat Datang Kembali Di Blog Kesayangan Anda
bandar judi ceme

Sejarah Permainan Basket



Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Gagasan yang mendorong terwujudnya cabang olahragabaru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya ialah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti latihan olahraga Senam yang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan yang dirasakan pada demam isu cuek untuk tetap melaksanakan olahraga yang menarik semakin mendesak.

Dr. Luther Gullick, pengawas kepala pecahan olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya tanda-tanda yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi kiprah kepadanya untuk menyusun suatu acara olahraga yang gres yang sanggup dimainkan di ruang tertutup pada sore hari.

Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutup yang berlampu.

Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya hingga pada kesimpulan bahwa permainan yang gres itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan target lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek target yang demikian pemfokusan tembakan tidak terletak pada kekuatan ibarat yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.

Semula Naismith akan memakai kotak kayu untuk target tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka balasannya keranjang itulah dijadikan target tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan gres yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.

Perkembangan Bola Basket di Indonesia
Di tengah-tengah gejolak revolusi bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan yang telah direbut itu, permainan Bola Basket mulai dikenal oleh sebagian kecil rakyat Indonesia, khususnya yang berada di kota usaha dan sentra pemerintahan Rakyat Indonesia, Yogyakarta serta kota terdekat Solo. Nampaknya, bahaya pedang dan dentuman meriam penjajah tidak menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk melaksanakan acara olahraga, termasuk permainan Bola Basket.

Bahkan dengan dilakukannya kegiatan-kegiatan olahraga tersebut semangat juang bangsa Indonesia untuk mempertahankan tanah airnya dari bahaya para penjajah yang menginginkan kembali berkuasa semakin membaja. Terbukti pada bulan September 1948, di kota Solo diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pertama yang mempertandingkan beberapa cabang olahraga, diantaranya Bola Basket. Dalam acara tersebut ikut serta beberapa regu, antara lain : PORO Solo, PORI Yogyakarta dan Akademi Olahraga Sarangan.

Thursday, February 7, 2019

Peraturan Permainan Bola Basket

Jejak PandaKembali Bertemu Lagi Di Blog Ini, Silakan Membaca
bandar ceme 99

Peraturan Permainan Bola Basket

Peraturan Permainan Bola Basket
Aturan dasar pada permainan Bola Basket ialah sebagai berikut.
1. Bola sanggup dilemparkan ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan.
2. Bola sanggup dipukul ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan, tetapi dihentikan dipukul memakai kepalan tangan (meninju).
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik daerah mendapatkan bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota badan lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi hukuman berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar sampai keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai eksekusi dihentikan ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6. Sebuah kesalahan dibentuk pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melaksanakan pelanggaran terhadap hukum 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada hukum 5.
7. Apabila salah satu pihak melaksanakan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat wacana kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih usang dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melaksanakan hal yang sanggup menunda pertandingan, maka wasit sanggup memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit mempunyai hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melaksanakan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam hukum 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak memilih sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12. Waktu pertandingan ialah 4 quarter masing-masing 10 menit
13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang

Guli

Jejak PandaHai.. Jumpa Lagi Di Blog Kesayangan Anda
ceme online terbaik

Guli adalah sejenis bola kecil yang biasanya diperbuat dari kaca, tanah liat atau akik. Ia biasanya dimainkan oleh kanak-kanak. Guli juga boleh dipakai dalam sesetengah permainan lain, contohnya congkak. Ramai juga yang mengumpul guli, sama ada untuk nostalgia atau warna estetiknya.
Permainan
Guli adalah sejenis bola kecil yang biasanya diperbuat dari kaca, tanah liat atau akik. Ia biasanya dimainkan oleh kanak-kanak. Guli juga boleh dipakai dalam sesetengah permainan lain, contohnya congkak. Ramai juga yang mengumpul guli, sama ada untuk nostalgia atau warna estetiknya.
Permainan guli biasanya melibatkan lontaran guli dengan sempurna mengenai sasarannya. Ia biasanya dimainkan oleh kanak-kanak lelaki berumur antara tujuh dan dua belas tahun. Jumlah pemain tidak melebihi lima orang.

Kawasan tanah rata dan lapang yaitu gelanggang yang sesuai untuk tempat bermain guli. Biji guli yang dipakai untuk permainan ini yaitu jenis guli yang diperbuat daripada kerikil kapur, berwarna putih dan sebesar ibu jari kaki.


Gelanggang
Satu bulatan dilukiskan di atas tanah berukuran garis sentra 1 m. Di tengah-tengah bulatan tersebut dilekukkan sebuah lubang sebesar 10 cm lebar dan sedalam 7 cm dengan memakai tumit kaki yang dihentakkan ke tanah. Lubang tersebut dinamakan lubang induk. Satu garisan lurus dibina dengan jarak 3 m daripada garisan besar tersebut. Garisan ini yaitu sebagai penanda mula tempat permainan.


Cara bermain
Untuk memulakan permainan setiap pemain hendaklah meleretkan biji guli masuk ke dalam lubang induk. Guli yang masuk ke dalam lubang induk atau yang terhampir yaitu dikira sebagai pemain yang pertama memulakan permainan dan diikuti oleh guli-guli kedua hampir dan seterusnya.
Pemain pertama akan menjentik gulinya kepada semua guli yang berada di dalam daerah bulatan semoga terkeluar. Sekiranya jentikan tidak mengena ia dikira mati dan pemain kedua akan menciptakan jentikan kepada guli-guli yang ada, begitulah seterusnya sehingga semua pemain jawaban menciptakan jentikan ke atas guli pemain lainnya.
Pemain boleh melepaskan gilirannya tetapi dengan syarat, ia mestilah memasukkan guli miliknya ke dalam lubang induk terlebih dahulu. Pemain akan memastikan guli miliknya sentiasa berada berhampiran dengan lubang induk setiap kali jentikan dilakukan. Ini memudahkan mereka mengawal permainan.
Setiap pertukaran giliran kepada pemain berikutnya, pemain yang mengambil alih giliran dikehendaki memasukkan guli miliknya ke dalam lubang induk terlebih dahulu sebelum boleh menjetik guli lawan. Sekiranya guli tidak masuk ke dalam lubang induk, giliran untuk pemain lain diberikan.
Kiraan mata menurut banyaknya jumlah jentikan dibentuk terhadap guli lawan sehingga semua pemain jawaban giliran.
Dua cara dendaan akan dikenakan terhadap pemain yang memungut jumlah mata terendah. Pemain yang kalah akan memasukkan guli miliknya kedalam lubang induk dan semua pemain akan memangkah guli tersebut. Cara kedua yaitu dengan setiap pemain menjentik sekali seorang ke atas guli yang kalah itu jauh dari daerah bulatan.