Showing posts with label Permainan Bola Basketball. Show all posts
Showing posts with label Permainan Bola Basketball. Show all posts

Wednesday, February 13, 2019

Sejarah Permainan Basket

Jejak PandaHello.. Selamat Datang Kembali Di Blog Kesayangan Anda
bandar judi ceme

Sejarah Permainan Basket



Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Gagasan yang mendorong terwujudnya cabang olahragabaru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya ialah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti latihan olahraga Senam yang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan yang dirasakan pada demam isu cuek untuk tetap melaksanakan olahraga yang menarik semakin mendesak.

Dr. Luther Gullick, pengawas kepala pecahan olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya tanda-tanda yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi kiprah kepadanya untuk menyusun suatu acara olahraga yang gres yang sanggup dimainkan di ruang tertutup pada sore hari.

Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutup yang berlampu.

Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya hingga pada kesimpulan bahwa permainan yang gres itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan target lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek target yang demikian pemfokusan tembakan tidak terletak pada kekuatan ibarat yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.

Semula Naismith akan memakai kotak kayu untuk target tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka balasannya keranjang itulah dijadikan target tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan gres yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.

Perkembangan Bola Basket di Indonesia
Di tengah-tengah gejolak revolusi bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan yang telah direbut itu, permainan Bola Basket mulai dikenal oleh sebagian kecil rakyat Indonesia, khususnya yang berada di kota usaha dan sentra pemerintahan Rakyat Indonesia, Yogyakarta serta kota terdekat Solo. Nampaknya, bahaya pedang dan dentuman meriam penjajah tidak menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk melaksanakan acara olahraga, termasuk permainan Bola Basket.

Bahkan dengan dilakukannya kegiatan-kegiatan olahraga tersebut semangat juang bangsa Indonesia untuk mempertahankan tanah airnya dari bahaya para penjajah yang menginginkan kembali berkuasa semakin membaja. Terbukti pada bulan September 1948, di kota Solo diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pertama yang mempertandingkan beberapa cabang olahraga, diantaranya Bola Basket. Dalam acara tersebut ikut serta beberapa regu, antara lain : PORO Solo, PORI Yogyakarta dan Akademi Olahraga Sarangan.

Thursday, February 7, 2019

Peraturan Permainan Bola Basket

Jejak PandaKembali Bertemu Lagi Di Blog Ini, Silakan Membaca
bandar ceme 99

Peraturan Permainan Bola Basket

Peraturan Permainan Bola Basket
Aturan dasar pada permainan Bola Basket ialah sebagai berikut.
1. Bola sanggup dilemparkan ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan.
2. Bola sanggup dipukul ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan, tetapi dihentikan dipukul memakai kepalan tangan (meninju).
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik daerah mendapatkan bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota badan lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi hukuman berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar sampai keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai eksekusi dihentikan ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6. Sebuah kesalahan dibentuk pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melaksanakan pelanggaran terhadap hukum 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada hukum 5.
7. Apabila salah satu pihak melaksanakan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat wacana kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih usang dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melaksanakan hal yang sanggup menunda pertandingan, maka wasit sanggup memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit mempunyai hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melaksanakan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam hukum 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak memilih sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12. Waktu pertandingan ialah 4 quarter masing-masing 10 menit
13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang

Friday, February 1, 2019

Ukuran Lapangan Bola Basket

Jejak PandaSelamat Datang Dan Selamat Membaca
play bandarq

Ukuran Lapangan Bola Basket


Lapangan bola basket ialah berbentuk empat persegi panjang.  Bagian-bagian lapangan bola basket ialah lapangan utama, kawasan tembakan hukuman, papan pantul, penyangga dan keranjang. Untuk kelengkapan permianan, ukuran bola basket pun ditentukan.
  1. Lapangan Bola  Basket: 28 meter x 15 meter. Ukuran ini      dihitung dari batas garis sebelah dalam. Di bab tengah lapangan, terdapat bulat dengan jari-jari 1,80 meter. Untuk ukuran lingkaran, jari-jarinya diukur dari sebelah luar garis lingkaran. (Gambar 1)
  2. Garis Tembakan Hukuman. Garis tembakan ini berada di kawasan bersyarat. Ukuran kawasan ini sanggup dilihat pada gambar 2.
  3. Papan Pantul.  Papan pantul terbuat dari kayu atau materi lain yang sifatnya sama, tebal papan ini 3 cm.  Ukuran papan pantul 1,80 meter x 1,20 meter. Di tengah papan pantul terdapat garis bingkai empat persegi panjang dengan ukuran 0,59 meter x 0,45 meter. (Gambar 3)
  4. Tiang Penyangga.  Tiang penyangga atau simpei terbuat dari besi dengan garis tengah 20 mm. Simpei bangun dengan ketinggian dari atas lantai 3,03 meter. (Gambar 4)
  5. Bola Basket. Bola basket terbuat dari karet dan dilapisi materi sintetis. Keliling bola antara 75 cm s.d. 78 cm, dan beratnya antara 600 gram s.d. 650 gram. Ketentuan standar bola dan dikala berisi udara ialah kalau dipantulkan lantai yang keras dari tempat ketinggian 1,80 meter-bola akan memantul setinggi antara 1,20 meter s.d. 1,40 meter.
Bila berminat mempunyai gambar lapangan bola basket beserta ukurannya, silakan klik poster berikut!
Lapangan  bola basket ialah berbentuk empat persegi panjang Ukuran Lapangan Bola Basket

Saturday, January 26, 2019

Pelanggaran-Pelanggaran Dalam Permainan Bola Basket

Jejak PandaSenantiasa Menyambut Kedatang Anda Untuk Membaca
bandarqq

Pelanggaran-pelanggaran dalam permainan bola basket

16 pelanggaran dalam bermain basket

1. Foul --> melanggar pemain lawan dgn reaching atau posisi defence yg salah.
2. Travelling --> tidak mendribble bola dlm 3 langkah ketika lari maupun berjalan
3. Offensive Foul --> ketika kita menabrak lawan yg dalam posisi hands up / charge yg benar, ketika kita melaksanakan ilegal pick
4. Foul out --> keadaan dimana seorang pemain telah melaksanakan 5 kali foul biasa (FIBA), 6 kali foul (NBA).atau telah melaksanakan technical foul 2 kali dalam 1 kali pertandingan.maka pemain yang terkena foul out harus keluar dari lap pertandingan.
5. Double Dribble --> dimana ketika bola dalam keadaan mati kau kembali mendrible bola
6. Technical Foul --> pelanggaran yang berafiliasi dengan peraturan pertandingan secara teknis menyerupai seseorang memprotes wasit terus-menerus dgn kasar,tidak menghargai wasit, mengeluarkan kata" kotor, melaksanakan kekerasan pada lawan, bench melaksanakan hal" yg tidak seharusnya, memaki , dll
7. Three Seconds Violation --> pelanggaran yang diberikan apabila seorang pemain berada di area tembakan bebas ( key area ) selama 3 detik
8. Offensive 3 second --> pelanggaran alasannya membisu di post/area tim lawan selama 3 detik pada ketika lawan defense. Bola berpindah ke pihak lawan
9. Deffensive 3 second --> pelanggaran alasannya membisu di area tim sendiri selama 3 detik pada ketika lawan melaksanakan offense. Lawan diijinkan melaksanakan 1 throw-in.
10. 30-second violation <sekarang 24-second violation> --> pelanggaran pemain tim A tidak melaksanakan shoot/lay-up/dunk ke ring lawan melewati batas waktu 30 detik <sekarang jadi 24 detik>. Bola berpindah ke pihak Tim B
11. Peraturan 10-second violation <sekarang jadi 8-second violation> --> Pemain Tim A tidak keluar dari posisi defense<setengah lapangan tim A> selama 10 detik<sekarang jadi 8 detik> sesudah bola dipegang oleh pemain tim A yang lain yang melaksanakan offense dan sedang berada di area tim B <setengah lapangan tim B>. Bola lalu beralih ke tim B
12. Back Ball / Back Court --> pelanggaran alasannya pemain yang membawa bola kembali ke tempat pertahanan sesudah melewati garis tengah.
13. Blocking Foul --> pelanggaran alasannya melaksanakan pelanggaran keras ketika menghalangi pemain lawan
14. Team Foul --> pelanggaran dalam satu tim per babaknya. Apabila sudah mencapai 5 point maka akan diberikan free throw pada lawan..
15. Personal Foul --> pelanggaran perorangan max 4 x foul jika sudah 5x maka akan dikenai foul out
16. Pushing --> pelanggaran alasannya mendorong lawan main...